Airlangga Sebut Kebutuhan Anggaran untuk Pembukaan Rekening Massal Rp 3,8 T

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 3,8 triliun untuk program pembukaan rekening massal. Masyarakat yang telah berusia 17 tahun dan belum memiliki rekening akan diberikan insentif berupa saldo awal sebesar Rp 50 ribu. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan alokasi tersebut kepada Presiden Prabowo dan akan berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk menentukan program lanjutan.

Kebutuhan anggaran ini cukup untuk sekitar 76 juta warga. Namun menurut Airlangga, program pembukaan rekening massal ini masih digodok. Realisasinya kemungkinan baru dilaksanakan pada 2027. Presiden memerintahkan Himbara membuat rekening melalui BRI dan BSI; mantan Menteri Keuangan Purbaya menjelaskan tujuan mempermudah penyaluran bantuan sosial, dengan saldo awal Rp 50‑80 ribu, dan menegaskan kebijakan tidak membebani bank pelat merah.

Search