Ada Potensi Kekosongan Guru, Pemkot Solo Tunggu Skema Seleksi dari Pusat

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memprediksi adanya potensi kekosongan guru di akhir tahun 2026. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Solo, Dwi Ariyatno mengatakan, potensi tersebut berasal dari 154 guru non-ASN yang saat ini masih menunggu kejelasan skema dari pusat, ditambah 250 guru yang memasuki masa pensiun sepanjang 2026. Sebelumnya, status non-ASN dinyatakan berakhir pada 2026. Meski begitu, pemerintah pusat memastikan tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Para guru non-ASN bisa mengikuti seleksi dengan skema yang saat ini sedang dirumuskan oleh Kemendikdasmen, agar guru Non ASN bisa mendapatkan kejelasan status. Dwi Ariyanto mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu kepastian soal skema tersebut. Dwi Ariyanto mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu kepastian soal skema tersebut.

Dwi menegaskan, bahwa fokus utama pemerintah daerah tidak hanya sekadar urusan status kepegawaian, melainkan jaminan hak belajar siswa agar tidak terabaikan akibat kekosongan guru. Dwi menyatakan, bahwa jika pada akhirnya tidak ada penambahan kuota ASN dari pusat, pihaknya akan mendukung diskresi agar guru non-ASN tetap diberikan kesempatan mengajar.

Search