Setidaknya ada delapan negara yang memiliki produksi komoditas teh terbesar di dunia. Hal tersebut berdasarkan laporan International Tea Committee Ltd melalui Tea & Coffee Trade Journal yang dirilis pada 2025. Adapun laporan itu mengumpulkan data produksi teh tahun 2024. Dikutip dari VisualCapitalist, Sabtu (15/8/2026), teh merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia setelah air putih. Sesuai data, jumlah produksi teh global tercatat sebanyak 7,05 metrik ton pada tahun 2024. Jumlah itu hampir dua kali lipat dari jumlah produksi 20 tahun sebelumnya.
China Jumlah produksi: 3.740.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 53 persen. India jumlah produksi: 1.285.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 18 persen. Kenya jumlah produksi: 599.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 8 persen. Turkiye jumlah produksi: 273.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 4 persen. Sri Lanka Jumlah produksi: 262.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 4 persen. Vietnam jumlah produksi: 180.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 3 persen. Indonesia jumlah produksi: 125.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 2 persen. Jepang jumlah produksi: 74.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 1 persen.
