5.168 Hektare Sawah di Bekasi Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dalam sepekan terakhir telah merendam 5.168 hektare areal persawahan, mengancam potensi gagal panen di wilayah tersebut. Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid, banjir ini mempengaruhi 78 desa di 16 kecamatan. Banjir yang terjadi di dataran rendah dekat aliran sungai ini telah menimbulkan genangan setinggi 20 hingga 60 sentimeter, membuat aktivitas pertanian terganggu.

Sejauh ini, petugas masih melakukan pembaruan data di lapangan terkait dampak banjir. Dinas Pertanian setempat belum dapat menghitung kerugian petani karena kondisi tanaman masih terendam air dan belum ada laporan puso. Bantuan berupa benih dan pestisida dari program Direktorat Serealia Kementerian Pertanian RI sedang dalam proses pengajuan untuk sawah yang terdampak banjir.

Banjir tidak hanya merusak tanaman tetapi juga menghambat akses menuju sawah, menyebabkan irigasi meluap, dan merendam alat serta sarana produksi pertanian. Kondisi ini memaksa petani menunda kegiatan seperti pemupukan, penyiangan, dan panen, yang dapat berdampak pada kesulitan modal untuk musim tanam berikutnya dan ketersediaan beras di tingkat lokal.

Search