Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, mengungkapkan, sebanyak 4.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bakal ditempatkan di Jerman. Hal ini seiring dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Tenriawaru Elite Internasional dan Aurelium Global Talent GmbH. Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Misi Dagang Jasa Profesi Indonesia ke Berlin yang sebelumnya dilaksanakan oleh KP2MI dengan Kementerian Perdagangan.
Dalam proses penempatan, Mukhtarudin menegaskan bahwa pihaknya akan mengutamakan pelindungan bagi calon PMI. Oleh karena itu, setiap calon PMI tetap harus melalui tahapan persiapan yang menyeluruh, mulai dari verifikasi dokumen, peningkatan kompetensi, penguatan literasi kontrak kerja, hingga pembekalan tentang sistem ketenagakerjaan di negara tujuan.
Mukhtarudin menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang penempatan PMI di sejumlah sektor strategis di Jerman, khususnya perhotelan, ritel modern, dan layanan kesehatan. Dia berharap implementasi kerja sama tersebut dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, dengan mengedepankan prinsip tata kelola penempatan yang baik serta menjamin pelindungan maksimal bagi setiap PMI.
