300 Perusahaan Diminta Keroyok Karhutla Gambut Kalsel, Target Padam 2 Minggu

Kementerian Koordinator Bidang Pangan memobilisasi sekitar 300 unit usaha di Kalimantan Selatan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi yang menjadi salah satu lokasi program swasembada pangan, energi, dan air nasional (KSPEAN) tersebut. Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, langkah itu merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2026 yang memandatkan kementeriannya menangani karhutla di kawasan KSPEAN.

Dalam jangka menengah, pemerintah bersama unit usaha akan membentuk pos pemantauan dan kelompok masyarakat peduli api serta melakukan patroli untuk mencegah kebakaran, sementara jangka panjang meliputi pemasangan sekat kanal, pembangunan sumur bor, dan kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mitigasi air. Gubernur Kalimantan Selatan berjanji menyediakan tenaga kerja bila perusahaan mengalami kesulitan, dengan perusahaan memberikan honor yang memadai, sedangkan pemerintah memberikan arahan terkait peralatan, jumlah tenaga, dan kebutuhan lainnya tanpa menetapkan patokan anggaran.

Search