Statistik Pengeluaran Telekomunikasi, Informasi, dan Teknologi (TIK) Rumah Tangga di Indonesia

Pengeluaran rumah tangga untuk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) selain menjadi cerminan sejauh mana teknologi digital telah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari, juga menjadi gambaran seberapa besar akses dan pemanfaatan layanan telekomunikasi serta teknologi digital di tingkat rumah tangga. Pengeluaran TIK yang termasuk dalam data mencakup pembayaran telepon, pulsa telepon seluler, pembayaran internet, pembelian telepon seluler, dan sebagainya.

Terdapat perbedaan signifikan dalam pengeluaran rumah tangga antara perkotaan dengan perdesaan selama periode 2021 hingga 2024, yang mengindikasikan adanya kesenjangan akses dan penggunaan TIK serta menunjukkan adanya kelompok Masyarakat yang belum terjangkau atau belum mengadopsi TIK secara penuh. Hal ini bisa disebabkan oleh keterbatasan akses, kemampuan ekonomi, atau rendahnya literasi digital.

Pada tahun 2024, rata-rata pengeluaran rumah tangga untuk telekomunikasi mencapai 212 ribu rupiah per bulan atau setara 3,52 persen dari total pengeluaran. Hal ini menjadi indikator bahwa telekomunikasi telah menjadi komponen tetap dan signifikan dalam struktur pengeluaran rumah tangga di Indonesia. Persentase pengeluaran yang stabil di kisaran 3,5 persen selama periode 2021-2024 menjadi gambaran bahwa kebutuhan terhadap akses komunikasi dan konektivitas digital tetap konsisten, seiring dengan meningkatnya ketergantungan pada dua komponen tersebut untuk bekerja, belajar, dan menjalankan interaksi sosial.

Search