Newsflow
Sektor perbankan nasional tetap menunjukkan ketahanan di tengah transformasi Danantara dan berbagai tantangan makroekonomi. Hingga Mei 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat laba bersih industri perbankan tumbuh 4,96% secara tahunan (YoY), sehingga sektor ini masih mendapat rekomendasi Overweight dari analis. Di antara bank-bank Himbara,...
- Saddra Fitrilia
- Peraturan OJK tentang Perdagangan Karbon
- kontan.co.id
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon melalui Bursa Karbon. “Penerbitan POJK 10 Tahun 2026 dilakukan sebagai bagian kebijakan OJK mendukung kebijakan strategis pemerintah...
- Endah Wahyuni
- Defisit Perdagangan
- Berita Online
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan defisit perdagangan sebesar US$1,61 miliar pada Mei 2026. Ini adalah defisit perdagangan pertama sejak April 2020 dan tercuram sejak April 2019 yang sebesar US$2,3 miliar. Defisit perdagangan ini menjadi salah satu alarm tertekannya industri manufaktur tanah air. Ini tidak...
- Bonnik Manoe
- Pertumbuhan Kredit Perbankan
- CNN Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit perbankan mencapai Rp8.918 triliun pada Mei 2026, tumbuh 11,51 persen secara tahunan atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 9,98 persen pada April 2026. Pertumbuhan kredit tertinggi berdasarkan kelompok debitur berasal dari segmen korporasi yang meningkat 18,39 persen, sedangkan...
- Bonnik Manoe
- Pusat Finansial Internasional
- CNN Indonesia
Kementerian Keuangan memperkirakan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) berpotensi menarik investasi asing sekitar Rp300 triliun hingga Rp500 triliun. Perkiraan tersebut menggunakan skenario moderat dan masih bergantung pada kemampuan PFII bersaing dengan pusat keuangan internasional lain, terutama Singapura. Investasi diharapkan berasal dari perusahaan asing yang...
- Saddra Fitrilia
- IMF Memproyeksi Ekonomi Global 2026 Tetap
- kompas.com
Dana Moneter Internasional (IMF) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada 2026 di tengah dua kekuatan yang saling bertolak belakang, yakni dampak gejolak energi akibat perang di Timur Tengah dan lonjakan investasi yang didorong perkembangan teknologi. Deputi Direktur Departemen Riset IMF Petya Koeva Brooks mengatakan,...
