Dewan Pertimbangan Presiden

DEWAN PERTIMBANGAN PRESIDEN

Habib Luthfi menerima Penghargaan Dharma Pertahanan Utama dari Menteri Pertahanan

Muhammad Luthfi Ali Yahya (Habib Luthfi), Anggota Dewan Pertimbangan Presiden menerima penganugerahan Penghargaan Dharma Pertahanan Utama dari Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan pada hari Senin (25/09) di Ruang Hening Gedung Sudirman, Kementerian Pertahanan.

Dharma Pertahanan Utama merupakan penghargaaan yang diberikan oleh Kementerian Pertahanan kepada perorangan dan lembaga yang berjasa dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia melalui bidang pertahanan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Habib Luthfi atas dharma bakti dan sumbangsihnya dalam pertahanan negara.

Menhan menyampaikan bahwa Habib Luthfi dalam perjalanan pengabdiannya merupakan tokoh yang selalu mengutamakan nilai-nilai kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika dan kedaulatan negara. “Dalam perjalanan Beliau sebagai tokoh agama, menyiarkan agama selalu mengutamakan kerukunan, jiwa persatuan serta semangat bela negara dalam karirnya”. Ujar Prabowo.

Dalam berbagai kegiatannya, Habib Luthfi sangat dekat dengan TNI-Polri dan sangat berjasa dalam menjaga situs sejarah. “Beliau sangat dekat dengan TNI-Polri, beliau sangat berjasa dalam menjaga situs bersejarah dan atas itu semua, kami menilai Beliau pantas menerima penghargaan Dharma Pertahanan Utama karena sumbangsih Beliau terhadap pertahanan negara.

Sementara itu, Habib Luthfi mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterima, namun baginya pernghargaan ini merupakan sebuah tanggung jawab besar. “Saya mengucapkan terima kasih atas penganugerahan tersebut dari pemerintah melalui Menhan, tetapi itu bukan suatu kebanggaan karena akan meningkatkan tanggung jawab kita dalam mengemban amanah”, ujar Habib Luthfi.

“Walaupun bentuknya suatu penghormatan hal tersebut merupakan tanggung jawab kita untuk mempertahankan NKRI harga mati tidak bisa digoyahkan karena persatuan dan kesatuan itu pertahanan nasional yang paling kokoh”, pungkas Habib Luthfi.