Kemendikdasmen Targetkan Revitaliasi 71.744 Sekolah di Tahun 2027

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan revitalisasi sebanyak 71.744 satuan pendidikan pada tahun 2027, dengan kemungkinan bertambah sekitar 6.000 sekolah lagi. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyatakan bahwa mekanisme revitalisasi ini tetap menggunakan sistem swakelola oleh masing-masing sekolah, sama seperti tahun sebelumnya. Penetapan sekolah penerima manfaat didasarkan pada tiga aspek utama, yaitu sekolah yang terdampak bencana, mengalami kerusakan berat, serta berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Di Jawa Timur, program ini menyasar 673 sekolah yang mencakup 324 SMA, 208 SMK, dan 141 SLB berdasarkan data Dapodik yang dikirimkan ke kementerian. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyambut baik perhatian pemerintah pusat dan menjelaskan bahwa sasaran revitalisasi ini sangat penting bagi perbaikan fasilitas pendidikan di daerahnya.

Selain kuota yang telah ditetapkan, Dinas Pendidikan Jawa Timur juga mengusulkan penanganan tambahan untuk 24 SMA, lebih dari 100 SMK, dan 48 SLB, terutama yang membutuhkan ruang kelas baru. Aries berharap sekolah-sekolah di daerah pelosok yang belum tersentuh anggaran pada tahun 2026 dapat diprioritaskan pada program revitalisasi tahun 2027.

Search