Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, melepas 36 anggota kontingen Indonesia yang terdiri atas 20 kompetitor dan 16 expert menuju ajang WorldSkills Competition 2026 di Shanghai. Ajang ini dinilai sebagai tolok ukur strategis untuk menajamkan arah dan standardisasi kualitas pendidikan vokasi Indonesia di tengah perkembangan kecerdasan buatan.
Fajar menegaskan bahwa kemajuan kecerdasan buatan tidak serta-merta menghilangkan kebutuhan terhadap pekerjaan teknis. Keterampilan praktis seperti bidang listrik, plumbing, dan konstruksi justru diprediksi akan memiliki ruang dan eksistensi yang semakin besar di dunia kerja masa depan.
Para peserta kontingen merupakan talenta terbaik dari siswa SMK pemenang Lomba Kompetensi Siswa nasional yang telah menjalani pelatihan intensif selama enam hingga sembilan bulan. Pemerintah berharap prestasi kontingen Indonesia tahun ini dapat melampaui pencapaian peringkat ke-11 yang diraih pada WorldSkills Lyon 2024.
