Makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi terlalu lama sebelum disajikan menjadi perhatian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kepala BPOM Taruna Ikrar mengungkap, pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) menjadi salah satu penyebab keracunan MBG di sejumlah daerah. Salah satu pelanggaran yang ditemukan berkaitan dengan waktu produksi makanan yang terlalu jauh dari waktu penyajian.
Humas BPOM Eka Rosmalasari menjelaskan, makanan MBG dianjurkan berada dalam rentang waktu sekitar empat jam sejak selesai dimasak hingga dikonsumsi agar tetap layak konsumsi. Eka mengatakan ketentuan tersebut telah tercantum dalam Keputusan Kepala BGN tentang Petunjuk Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG.
Hasil pemeriksaan lapangan menemukan beberapa sampel mengandung aflatoksin setelah makanan mengalami perubahan selama penyimpanan yang terlalu lama. Aflatoksin adalah senyawa beracun atau mikotoksin yang dihasilkan oleh jenis jamur tertentu, terutama Aspergillus flavus dan Aspergillus parasiticus.
