Warga Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih diselimuti perasaan takut setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah itu pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Yanuarius Bala Pili, warga setempat, mengatakan bahwa aktivitas warga belum normal karena gempa susulan masih terus terjadi. Saat ini, Yanuarius mengungkapkan, dia bersama ratusan warga lainnya mengamankam diri di halaman rumah. Mereka membangun tenda darurat secara swadaya, dilengkapi peralatan tidur seadanya.
Yanuarius mengaku, hingga hari keempat pasca gempa, mereka belum menerima bantuan dari pemerintah. Warga cemas lantaran persediaan makanan menipis. Untuk sementara, mereka mengandalkan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan. Menurut dia, penyaluran bantuan tidak boleh hanya difokuskan di pusat posko pengungsian, tetapi harus menyasar bagi warga yang mengungsi secara mandiri.
