Badan Gizi Nasional (BGN) menutup permanen sebanyak 504 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang dinilai tidak layak. Pasalnya, ratusan dapur yang melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sanitasi berdasarkan pengecekan dinas kesehatan setempat. Menurut Kepala BGN, Sudaryono, jumlah SPPG yang akan ditutup masih berpotensi meningkat. Pasalnya, saat ini pemeriksaan masih dilakukan oleh dinas kesehatan terhadap sekitar 3.000 dapur MBG di berbagai daerah.
Sudaryono mengatakan, pihaknya tengah melakukan percepatan proses pemeriksaan kelaikan sanitasi dapur MBG. Namun, percepatan itu dipastikan tidak dilakukan dengan mengabaikan standar yang telah ditetapkan. Sudaryono menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah membantu proses pengawasan dan penanganan persoalan keamanan pangan MBG. Ia juga menegaskan bahwa BGN menerapkan prinsip zero tolerance terhadap kasus keracunan dalam pelaksanaan program.
