Ratusan Anak dan Orangtua di Jayapura Diduga Keracunan Setelah Konsumsi Menu MBG

Ratusan anak dan orangtua diduga keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis atau MBG di Kabupaten Jayapura, Papua. Para korban merasakan sakit perut, mual, muntah, hingga diare setelah mengonsumsi menu tersebut, Selasa (4/8/2026). Pihak satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang menyuplai makanan itu mencatat, hingga Selasa malam, setidaknya ada 120 orang yang diduga keracunan di Distrik Depapre. Sementara beberapa orangtua memperkirakan jumlah yang terdampak bisa mencapai 200-300 orang atau lebih. Pemerintah daerah dan pihak terkait masih memastikan jumlah korban keracunan ini.

Menu MBG yang dikonsumsi warga tersebut awalnya didistribusikan SPPG kepada para penerima manfaat di Depapre, antara lain sejumlah pendidikan anak usia dini (PAUD), SD, SMA, hingga posyandu. Sebagian warga yang diduga mengalami keracunan menyampaikan, menu MBG dibawa pulang oleh siswa ke rumah masing-masing karena makanan tiba bertepatan dengan jam pulang sekolah. Sebagian anak pun mengonsumsi menu MBG bersama orangtua mereka di rumah. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Papua Berri Wopari mengatakan, untuk jumlah anak dan orangtua masih terus didata. Selain itu, pihaknya terus menangani jumlah korban yang kemungkinan masih bertambah.

Kepala BGN Sudaryono belum merespons ketika dimintai konfirmasi terkait dugaan keracunan di Papua. Dihubungi terpisah, Kepala BGN Regional Papua Rama Irjayanto Putra mengatakan, pihaknya bersama pihak terkait terus fokus menangani para korban. Kejadian ini pun telah dilaporkan kepada BGN pusat serta telah diputuskan operasional dapur bersangkutan telah di-suspend (ditangguhkan).

Search