Tekanan yang belum mereda di sektor riil meningkatkan risiko memburuknya kualitas pasar kerja nasional. Kalangan ekonom mengingatkan perlambatan dunia usaha bukan hanya berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK), tetapi juga mendorong semakin banyak pekerja bergeser ke sektor informal.
Sektor riil Tanah Air dinilai masih menghadapi tekanan dari berbagai arah, mulai dari tingginya biaya produksi, pelemahan ekspor, hingga ketidakpastian ekonomi global. Pada saat bersamaan, dunia usaha juga menghadapi konsekuensi biaya pendanaan yang lebih mahal setelah kebijakan moneter domestik diperketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
