Bapanas Pastikan Harga Beras Terkendali, Cadangan Beras Pemerintah Tembus 5,2 Juta Ton

Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras tetap masih terkendali seiring penguatan cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 5,2 juta ton guna menjaga stabilitas pangan nasional. Sekretaris Utama (Sestama) Bapanas Sarwo Edhy mengatakan dalam analisis yang dilakukan Bapanas, hanya terdapat 55 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang mengalami kenaikan IPH beras sampai awal Juli 2026 dengan kondisi melebihi harga eceran tertinggi (HET) beras medium.

Dia menyampaikan pemerintah terus menjaga stabilitas harga beras melalui implementasi program intervensi dengan stok CBP per 7 Juli 2026 mencapai 5,2 juta ton. Menurutnya dengan cadangan pangan yang kokoh, produksi terus meningkat, distribusi semakin kuat serta kolaborasi, pemerintah optimis kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dan stabilitas pangan nasional akan tetap terjaga dengan baik.

Untuk menjaga harga beras, Bapanas bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan telah melaksanakan lebih dari 5.573 gerakan pangan murah (GPM) di 37 provinsi dan lebih dari 378 kabupaten/kota. Sebagai kontinuitas program bantuan pangan, pemerintah telah memutuskan program bantuan pangan beras dilaksanakan kembali mulai Juli 2026 ini sebanyak 3 bulan alokasi.

Search