Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan sekitar sepertiga aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia masih berpendidikan di bawah diploma. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan besar dalam meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik. Data BKN menunjukkan sekitar 33 persen dari total 6,7 juta ASN di Indonesia memiliki tingkat pendidikan di bawah diploma.
Menurut Zudan, peningkatan kualitas ASN menjadi faktor penting untuk memperkuat transformasi ekonomi daerah sekaligus mendorong kemandirian fiskal. Ia menilai pemerintah daerah membutuhkan birokrasi yang mampu membaca potensi ekonomi daerah, membangun kolaborasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih efisien.
