Menkeu Purbaya: Rupiah Melemah Tak Masuk Akal

Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (28/5/2026). Mengutip data Bloomberg, rupiah sempat melemah ke level Rp 17.858 per dolar AS pada perdagangan pagi. Di tengah tekanan tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai, pelemahan rupiah saat ini tidak sejalan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Menurut dia, ekonomi domestik masih cukup kuat sehingga tekanan terhadap rupiah dinilai tidak wajar. Dia mengatakan, pemerintah mulai melihat adanya aliran modal asing yang kembali masuk ke pasar keuangan domestik. Karena itu, menurut Purbaya, pelemahan rupiah tidak sejalan dengan kondisi ekonomi nasional.

Sementara menanggapi pelemahan rupiah, ekonom Yanuar Rizky menyebut, intervensi di pasar obligasi justru bisa memberi tekanan tambahan terhadap rupiah apabila ketergantungan terhadap dana asing masih tinggi. Selain itu, Yanuar mengingatkan pejabat publik perlu berhati-hati dalam menyampaikan komentar terkait pasar keuangan. Hal itu karena dapat mempengaruhi persepsi pelaku pasar.

Search