InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus mempercepat pengembangan kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), seiring tumbuhnya iklim investasi dan aktivitas pariwisata di kawasan tersebut. Hingga akhir 2025, nilai investasi kumulatif di KEK Mandalika telah mencapai Rp 6,018 triliun dengan serapan tenaga kerja 26.002 orang. Capaian ini, tentu menunjukkan berkembangnya ekosistem pariwisata terintegrasi, yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat.
Pertumbuhan kawasan juga tecermin dari peningkatan jumlah pelaku usaha di KEK Mandalika. Hingga Desember 2025, sebanyak 27 pelaku usaha telah menjalankan aktivitas bisnis di kawasan, mencakup sektor hospitality, lifestyle tourism, mixed use development, utilitas kawasan, hingga pendukung motorsport ecosystem. Investor domestik maupun internasional seperti Singapura, Jepang, Spanyol, AS, dan Maroko turut memperkuat pengembangan kawasan.
Selain pertumbuhan investasi, aktivitas pariwisata di The Mandalika menunjukkan tren positif. Pada periode Januari hingga April 2026, total kunjungan wisatawan kawasan mencapai 285.003 pengunjung. Pada periode sama, rata-rata length of stay wisatawan meningkat menjadi 2,33 hari dibandingkan tahun sebelumnya selama 1,96 hari. Rata-rata okupansi hotel kawasan meningkat menjadi 44,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, 41,55 persen.
