Kabupaten Sleman bakal memiliki wahana wisata baru yakni kereta gantung di kawasan Prambanan. Proyek yang digagas investor swasta itu direncanakan membentang sepanjang sekitar 8 kilometer dan akan menghubungkan sejumlah destinasi wisata populer di wilayah perbukitan Prambanan termasuk Tebing Breksi hingga Candi Ijo.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman saat ini tengah mendampingi proses perizinan proyek wisata bernilai investasi sekitar Rp200 miliar tersebut. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman, Triana Wahyuningsih, mengatakan gagasan pembangunan kereta gantung sepenuhnya berasal dari pihak investor. Menurutnya, kehadiran kereta gantung ini diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik wisata baru di DIY sekaligus disebut-sebut bakal menjadi yang pertama di Indonesia.
Saat ini, proses pembangunan masih fokus pada tahapan perizinan, terutama menyangkut Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dan koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pasalnya, sebagian wilayah yang akan dilintasi kereta gantung masuk kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Pemkab Sleman, lanjutnya, terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar proyek tetap berjalan sesuai aturan tata ruang yang berlaku.
