Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Oktavianus mengatakan, program makan bergizi gratis (MBG) penting untuk difokuskan pada ibu hamil, anak usia dini hingga kelas 4 sekolah dasar. Sebab, pembentukan otak dan kecerdasan anak sebagian besar berlangsung sejak dalam kandungan hingga usia sembilan tahun. Menurut dia, setelah melewati usia tersebut, tambahan protein dan gizi seimbang tidak lagi memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan otak anak.
Dalam kesempatan itu, Benjamin juga mengungkapkan bahwa program MBG yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bukan gagasan baru, melainkan telah dirancang sejak 2008. Menurut Benjamin, program MBG berawal dari gagasan “revolusi putih” yang dicetuskan Prabowo sekitar 18 tahun lalu. Benjamin yang akrab disapa Beni mengatakan, saat itu dirinya diminta Prabowo dan tim untuk membagikan susu serta protein kepada anak-anak sekolah. Menurut dia, sejak lama Prabowo sudah memberi perhatian pada isu stunting dan gizi buruk meski berlatar belakang militer.
Beni mengatakan, setelah menjabat sebagai presiden, Prabowo merealisasikan program MBG sebagai salah satu program prioritas pemerintah. Menurut dia, hingga 2026 program tersebut sudah menunjukkan perkembangan signifikan dan menjadi bagian dari delapan program hasil terbaik cepat yang diawasi langsung presiden.
