Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa masih banyak orang kaya yang masuk dalam daftar penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Bahkan, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kunta Wibawa Dasa Nugraha juga sempat masuk daftar tersebut. Budi pun mengakui masih ada anomali terkait data PBI BPJS Kesehatan itu karena terdapat orang kaya yang masuk dalam daftar.
Berdasarkan data Kemenkes, masih ada 47.000 PBI BPJS Kesehatan yang tidak tepat sasaran. Sementara, dari data Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah (Pemda) terdapat 35 juta yang tidak tepat sasaran dan 20 juta lainnya tepat sasaran. Selain itu, ada juga 11 juta data PBPU-BP Kelas 3 yang tidak tepat sasaran.
Budi mengatakan, pemerintah berencana mengalihkan data PBI ke orang-orang yang lebih membutuhkan. Dia memastikan pemerintah akan melakukan integrasi data dengan mendistribusikan PBI ini ke orang yang berhak menerimanya.
