Kepala BGN Jelaskan Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Asal Citeureup

Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan penjelasan komprehensif terkait beredarnya video sepeda motor berlogo BGN yang viral di media sosial. Klarifikasi itu sekaligus menegaskan komitmen transparansi serta akuntabilitas dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Kepala BGN Dadan Hindayana, pengadaan motor listrik merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025, bukan program baru yang muncul secara tiba-tiba. 

Dadan menjelaskan, meskipun masuk dalam anggaran 2025, realisasi pengadaan secara administratif dan keuangan berlangsung pada tahun 2026. Hal itu disebabkan proses akhir anggaran yang telah melalui mekanisme resmi pemerintah. Selain itu, kata dia, BGN menekankan bahwa seluruh unit motor yang diproduksi merupakan hasil karya dalam negeri dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 48,5 persen. Produksi dilakukan di fasilitas manufaktur yang berlokasi di Citeureup, Jawa Barat.

Secara total, kata Dadan, realisasi pengadaan motor listrik mencapai 21.801 unit dari rencana awal 25.644 unit. Dia menyatakan, informasi yang menyebut jumlah mencapai 70 ribu unit adalah tidak benar. Saat ini, seluruh kendaraan tersebut masih dalam tahap penyelesaian administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum nantinya didistribusikan kepada para penerima manfaat di lapangan. Pendistribusian akan dilakukan secara bertahap dan sesuai dengan kebutuhan operasional di masing-masing wilayah.

Search