Desak PBB Transparan, Menko Polkam Soroti Serangan di Libanon yang Tewaskan Prajurit TNI

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meminta PBB transparan dalam menyelidiki serangan di Libanon selatan yang menewaskan tiga personel TNI dalam misi perdamaian. Ia menilai, rentetan serangan yang menimpa personel TNI merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi dan menunjukkan lemahnya komitmen pihak-pihak yang terlibat konflik terhadap perlindungan pasukan perdamaian.

Peristiwa tersebut juga meninggalkan duka mendalam bagi TNI, mengingat prajurit yang gugur merupakan bagian dari misi menjaga perdamaian dunia. Lebih lanjut, Djamari mengingatkan bahwa jika insiden ini tidak ditangani secara serius, potensi jatuhnya korban dari pasukan perdamaian negara lain di kawasan tersebut akan semakin besar. Karena itu, ia kembali menegaskan pentingnya sikap tegas, solid, dan konsisten dari PBB dalam menindaklanjuti hasil investigasi guna menjamin keamanan seluruh personel penjaga perdamaian.

Sebagai Pengarah Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP), Kemenko Polkam juga akan meningkatkan sinergi dengan Kementerian Pertahanan, TNI, serta Kementerian Luar Negeri untuk memastikan perlindungan maksimal bagi personel yang bertugas di wilayah konflik. Selain itu, pemerintah berencana mengevaluasi kembali prosedur keamanan bagi prajurit agar selaras dengan dinamika situasi di Libanon selatan.

Search