Di tengah situasi tak menentu karena konflik Timur Tengah yang meruncing setelah Amerika Serikat (AS)-Israel menyerang dan dibalas Iran, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memastikan jadwal keberangkatan ibadah haji RI ke Tanah Suci di Arab Saudi pada tahun ini tetap sesuai rencana. Jika sesuai rencana, kata dia, mendekati akhir bulan depan pemberangkatan calon jemaah haji RI ke Tanah Suci mulai dilakukan.
Ia menjelaskan hingga saat ini belum terdapat gangguan terhadap persiapan maupun jadwal keberangkatan jemaah calon haji Indonesia. Menurut dia, seluruh aspek layanan, mulai dari akomodasi hingga transportasi, telah dipersiapkan dengan baik. Dari sisi pendanaan, katanya, juga siap mendukung sesuai kebutuhan. Ia mengatakan hingga kini penerbangan langsung menuju Arab Saudi masih tersedia dan tidak terdampak situasi geopolitik yang berkembang.
Selain itu, katanya, kuota jemaah lanjut usia juga tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, yakni lima persen dari total kuota haji. Ia juga memastikan penyelenggaraan ibadah umrah tetap berjalan aman, dengan pengawasan ketat terhadap kepastian kepulangan jemaah. Pihaknya juga sudah mengumpulkan penyelenggara untuk memastikan jemaah yang berangkat juga kembali dengan aman.
