Pemerintah Siagakan Arus Balik Lebaran 2026, Operator Diminta Pastikan Armada Laik Jalan

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginstruksikan seluruh operator transportasi untuk memastikan armada kendaraan dalam kondisi prima dan laik jalan guna menghadapi puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah/2026. Langkah ini diambil sebagai upaya menekan risiko kecelakaan di tengah tingginya volume kendaraan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menegaskan bahwa pengecekan teknis armada merupakan kewajiban mutlak sebelum operasional. Tidak hanya kesiapan mesin, kondisi fisik pengemudi dan kru juga menjadi sorotan utama. Kewaspadaan ekstra juga diminta menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang di sebagian wilayah Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Papua yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.

Senada dengan Kemenhub, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meminta para pemudik yang kembali ke Ibu Kota untuk tetap menggunakan layanan angkutan umum resmi. Hal ini demi menjamin keamanan penumpang dari potensi tindak kriminalitas, terutama bagi mereka yang tiba pada malam hingga dini hari.

Search