Nadiem Bingung Harga Pengadaan Chromebook Dianggap Mahal: Itu e-Katalog

Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim mengaku bingung harga dari pengadaan Chromebook dinilai kemahalan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pasalnya, proses pengadaannya dilakukan melalui e-katalog yang bisa diakses oleh semua pihak, termasuk masyarakat. Nadiem menegaskan, para saksi di sidang sudah menjelaskan kalau harga produk disurvei di dalam e-katalog. Harga-harga yang ada diurutkan dan dipilih yang termurah. Nadiem juga menegaskan, harga dalam e-katalog tidak diurus oleh pihak kementerian atau menteri, tapi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Dalam sidang, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat SMA Kemendikbudristek, Dhany Hamidan Khoir mengaku melakukan survei harga produk Chromebook hanya melalui e-katalog, bukan survei ke lapangan atau metode lainnya. Jaksa menilai, pengadaan Chrome Device Management (CDM) ini merugikan negara karena tidak diperlukan dan tidak dibutuhkan dalam program Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek saat itu. Selain itu, proses pengadaan Chromebook juga dinilai bermasalah karena tidak melalui proses kajian yang patut.

Search