Kala SBY-JK Buka Suara soal Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono serta Wakil Presidek ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia Jusuf Kalla turut angkat suara setelah Indonesia masuk ke Dewan Perdamaian atau Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. SBY meyakini, Presiden Prabowo Subianto mempunyai pertimbangan matang sebelum memutuskan Indonesia bergabung ke Dewan Perdamaian

Di samping itu, SBY memuji Prabowo yang turut hadir dalam pertemuan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Menurut SBY, kehadiran Prabowo menandakan Indonesia adalah negara yang aktif di tengah situasi dunia yang dilanda krisis dan hampir mencetuskan perang dunia ketiga.

Sementara itu, Jusuf Kalla menyoroti perlunya Dewan Perdamaian masyarakat Palestina dalam setiap kebijakannya. Menurut JK, niat perdamaian harus dimulai dari pemahaman terhadap akar masalah di masyarakat, sedangkan selama ini masih terdapat kekurangan dalam proses perdamaian, khususnya minimnya keterlibatan warga setempat. Dia mengatakan, perdamaian tak cukup hanya diinisasi oleh negara besar, tetapi juga harus ada pelibatan pihak yang berkonflik secara langsung. Selain itu, JK juga menyinggung gagasan perdamaian yang digagas oleh Trump. Dalam konteks tersebut, ia menyebut Indonesia perlu mendorong agar inisiatif tersebut tidak bersifat elitis.

Search