INDEF: Program Makan Bergizi Gratis Tidak Perburuk Posisi Fiskal

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah dinilai tidak memperburuk posisi fiskal negara dalam jangka panjang. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), M Rizal Taufikurahman. Menurut analisis menggunakan model Overlapping Generation Indonesia (OG IDN), dampak fiskal dari program MBG diprediksi bersifat netral. Hal ini berarti bahwa indikator fiskal penting tetap dapat terjaga keseimbangannya.

Rizal menambahkan bahwa meskipun program ini berdampak pada penerimaan pajak dan belanja pemerintah, dampaknya bersifat sementara dan tidak mengubah keseimbangan makroekonomi jangka panjang. Lebih lanjut, Rizal menyampaikan bahwa dampak terhadap stok modal dan suku bunga juga bersifat sementara. Fluktuasi yang mungkin terjadi di awal implementasi program merupakan penyesuaian jangka pendek yang akan kembali ke titik keseimbangan.

INDEF menyarankan agar pemerintah mempersempit target sasaran penerima manfaat untuk meningkatkan return atau imbal hasil fiskal yang lebih optimal. Selain itu, penting untuk mengintegrasikan program ini dengan kebijakan pendidikan dan pasar kerja.

Search