Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani mengaku mendapatkan data yang menyebutkan ada sekitar 48 persen kasus keracunan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk itu Netty meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menindaklanjuti temuan data tersebut.
Menurut legislator PKS ini, temuan BGN ini harus dilihat sebagai bahan evaluasi bersama. Netty menilai tingginya angka keracunan pangan menandakan bahwa pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah masih belum optimal. Anak-anak penerima MBG adalah kelompok rentan. Oleh sebab itu, standar keamanan pangan di dapur dan dalam proses distribusi harus ketat.
