Dua Minggu Sejak Diluncurkan, Perbankan Catat Penyaluran KUR Perumahan Tumbuh Positif

Penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) atau KUR Perumahan yang baru dua minggu diluncurkan menunjukkan perkembangan positif di sejumlah perbankan. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga 4 November 2025, total penyaluran KPP secara nasional telah mencapai Rp 267,1 miliar dengan 117 debitur. Dari jumlah tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menjadi salah satu penyalur terbesar dengan realisasi Rp 40,7 miliar kepada 41 pelaku UMKM, atau sekitar 15,2% dari total nasional.

OJK juga aktif bersinergi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan pelaksanaan program KUR Perumahan berjalan efektif. Secara umum, OJK mencatat penyaluran kredit ke sektor perumahan masih menunjukkan tren positif hingga pertengahan tahun ini. Per Agustus 2025, kredit dengan tujuan kepemilikan properti—terdiri dari rumah, apartemen, dan ruko—tumbuh 7,14% secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 7,10%. Pertumbuhan tertinggi berasal dari segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang naik 7,22% yoy.

Search