Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan hadir dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pada 23 September mendatang. Prabowo akan berpidato di urutan ketiga setelah pemimpin Brasil dan Amerika Serikat.
Pada kesempatan tersebut, Prabowo akan bicara terkait sejumlah isu yang belakangan mengemuka. Beberapa isu itu termasuk dinamika global baru-baru ini. Tri menyampaikan Prabowo juga akan menggunakan kesempatan tersebut untuk mendorong pelaksanaan program-program dan visi Asta Cita yang diusungnya.
Selama berada di New York, Prabowo juga akan menghadiri berbagai pertemuan, termasuk bilateral. Sejauh ini, ada 176 undangan pertemuan yang telah diterima Indonesia, baik di level kepala negara maupun setingkat ahli atau direktur jenderal. Beberapa pertemuan disebut terkait perubahan iklim, penghapusan senjata nuklir, hingga isu Palestina.
