Pemprov Jakarta memperluas program cek kesehatan gratis (CKG) yang sebelumnya hanya menyasar siswa sekolah, kini mencakup anak-anak yang tidak melanjutkan pendidikan atau putus sekolah. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga kesehatan generasi muda di Jakarta secara menyeluruh, tanpa terkecuali.
Program ini dilakukan melalui kerja sama antara Dinas Kesehatan Jakarta dan puskesmas di seluruh wilayah kota. Anak-anak akan mendapatkan pemeriksaan fisik, pengukuran berat dan tinggi badan, pemeriksaan mata, pendengaran, hingga tes laboratorium sederhana.
Dengan begitu, potensi masalah kesehatan seperti anemia, gizi buruk, gangguan penglihatan, hingga masalah kesehatan mental dapat terdeteksi lebih dini. Pemprov Jakarta menegaskan anak putus sekolah memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan akibat minimnya akses informasi dan layanan kesehatan. Oleh karena itu, keberadaan program ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan kesehatan, serta memastikan semua anak di Jakarta memiliki kesempatan tumbuh sehat dan produktif.