Pramono Siap Bertanggung Jawab Hadiri Retret di Magelang

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan kesiapannya untuk bertanggung jawab atas keputusannya menghadiri retret kepala daerah yang diselenggarakan di Magelang. Ia bergabung bersama para kepala daerah lain yang merupakan kader PDI Perjuangan, meskipun ada arahan sebelumnya dari Ketua Umum PDIP untuk menunda kehadiran dalam acara tersebut. Pramono mengungkapkan bahwa dirinya kemungkinan menjadi kepala daerah kader PDIP terakhir yang mengikuti kegiatan ini, sementara beberapa kepala daerah lain memilih diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) atas persetujuan Kementerian Dalam Negeri.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengungkapkan bahwa hingga Senin malam, masih ada sepuluh kepala daerah yang belum hadir dalam retret yang berlangsung di Akademi Militer, Magelang. Dari total 503 peserta yang diundang, sebanyak 493 telah bergabung, sementara sisanya, termasuk Gubernur Bali, I Wayan Koster, belum memberikan kepastian mengenai partisipasi mereka. Sebagai bentuk fleksibilitas, panitia telah memberikan opsi bagi kepala daerah yang berhalangan untuk mengirimkan wakil kepala daerah atau Sekda sebagai representasi, dengan pertimbangan pentingnya materi yang dibahas dalam retret ini.

Bagi kepala daerah yang tidak dapat mengikuti agenda ini, kewajiban untuk menghadiri retret tetap berlaku dalam gelombang berikutnya, yang dijadwalkan bersamaan dengan para calon kepala daerah yang masih berproses dalam sengketa hasil Pilkada 2024 di Mahkamah Konstitusi. Keputusan ini bertujuan memastikan seluruh kepala daerah mendapatkan pembekalan yang dianggap krusial dalam mendukung efektivitas pemerintahan daerah.

Search