[Gita] Artikel DSC_0478 - web

Pertemuan dengan Jajaran Direksi dan Komisaris PT. Balai Pustaka (PERSERO)

PT. Balai Pustaka (Persero) / (BP), merupakan BUMN yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah karena kini kondisinya cukup memprihatinkan. Sebagai aset negara, seharusnya BP lebih diberikan perhatian dari kementerian terkait. Jangan hanya dilihat dari tangible value saja, namun juga intangible value-nya. Dalam dunia pendidikan dan kesusastraan BP perlu dukungan pemerintah agar dapat memberikan kontribusi untuk generasi mendatang agar dapat …

Prof. Sri Adiningsih, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden saat memimpin pertemuan terbatas tentang “Masalah dan Tantangan APBN dalam Pembangunan Berkelanjutan“ (17/07)

Tantangan APBN dalam Pembangunan Berkelanjutan

Pada hari Senin, 17 Juli 2017, Ketua WANTIMPRES, Prof. Dr. Sri Adiningsih mengadakan pertemuan terbatas dengan topik “Masalah dan Tantangan APBN dalam Pembangunan Berkelanjutan”. Pertemuan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Hendrawan Supratikno, Anggota DPR RI; Prof. Dorodjatun Kuntjoro Jakti, Ph.D., Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Gotong Royong; Prof. Suahasil Nazara, Ph.D., Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan dan Dr. Leonard …

Suasana Pertemuan Terbatas Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bapak Suharso Monoarfa dengan tema Penelitian Dan Pengembangan Di Indonesia, bertempat di Kantor Wantimpres (18/07)

Penelitian dan Pengembangan di Indonesia

Peringkat Indonesia dalam perolehan US Patents di tingkat kesiapan teknologi yang dirilis oleh World Competitiveness Report 2015/2016 menyatakan tingkat kesiapan teknologi Indonesia di kawasan ASEAN berada di bawah Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina. Bahkan tingkat kesiapan teknologi di bidang teknologi informasi dan komunikasi, posisi Indonesia berada di bawah Vietnam. Atas dasar tersebut, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Bapak Suharso Monoarfa, mengadakan …

Foto Bersama Ketua Wantimpres, Prof. Dr. Sri Adiningsih, dan Anggota Wantimpres, Letjen TNI (Purn) M. Yusuf Kartanegara, bersama para narasumber dan peserta Pertemuan Terbatas mengenai 100 Tahun Indonesia Emas 2045, di Jakarta (07/07)

100 Tahun Indonesia Emas 2045

100 Tahun Indonesia Emas adalah momentum yang membuktikan eksistensi NKRI dengan berbagai kemajuan yang telah dicapai. Perubahan-perubahan yang terjadi baik sebagai akibat tarikan faktor di luar maupun dorongan faktor internal harus dapat dipetakan secara baik agar ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa tetap menjadi ideologi bangsa untuk selamanya. Berbagai rongrongan terhadap Pancasila sejak berdirinya NKRI telah berhasil dipatahkan. Oleh karenanya, 100 …