Pihak Wantimpres berfoto bersama para Narasumber seusai pelaksanaan Penanganan Hama Wereng: Solusi Jangka Pendek, Menengah, dan Panjang dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (20/06)

Wantimpres, Akademisi, dan Petani Bersama Mencari Solusi Permasalahan Wereng

Beras merupakan komoditas yang penting bagi Indonesia, tidak hanya karena nilai ekonominya, tetapi juga mampu menjaga stabilitas nasional. Oleh karena itulah pemerintah selalu berusaha untuk menjaga produksi beras sehingga tidak terjadi gejolak produksi dan harga. Salah satu tantangan besar dalam upaya peningkatan padi di Indonesia adalah merebaknya wereng di sentra-sentra produksi padi. Untuk mencari solusi masalah hama wereng, pada tanggal …

[Tiara] kunker Aceh - DSC07191

Kunjungan Kerja Bapak Jan Darmadi, Anggota Wantimpres ke Provinsi Aceh

Bapak Jan Darmadi, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh pada tanggal 7 s.d. 9 Mei 2017. Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka memenuhi undangan Ikatan Keluarga Alumni Magang Jepang (IKAMAJA) untuk menjadi narasumber pada acara Kongres IKAMAJA ke-4. Pada acara yang bertempat di Aula Lantai II Gedung Bappeda Provinsi Aceh, Senin (8/5) tersebut, turut hadir pula …

[r] Rapat Kajian Pak Jan

Rapat Tim Kajian Anggota Wantimpres Bapak Jan Darmadi “Peraturan Perundang-Undangan dalam Pengembangan dan Pemanfaatan Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Biopestisida di Indonesia”

Sistem pertanian organik yang mengandalkan bahan-bahan alami seperti penggunaan pupuk hayati, pupuk organik dan biopestisida, memegang peranan penting dan strategis bagi pertanian dan perekonomian di Indonesia. Sistem ini diyakini tidak hanya dapat mendukung produksi tanaman pertanian baik pangan, perkebunan dan hortikultura melalui swasembada input pertanian (pupuk dan benih), tetapi juga mempunyai nilai ekonomi yang bisa menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, …

Kunker JD Jambi

Jambi dan Potensi Pengembangan Kedelai dengan Sistem Budidaya Jenuh Air

Kedelai merupakan salah satu komoditas yang menjadi perhatian pemerintah saat ini, kebutuhan akan kedelai di masyarakat cukup tinggi, namun produksinya masih belum dapat mencukupi. Data Kementerian Pertanian menunjukan bahwa hingga akhir Tahun 2016 diperkirakan kebutuhan akan kedelai sekitar 2.520.686 ton, sementara produksi dalam negeri hanya mencapai 1.500.000 ton. Untuk meningkatkan produksi kedelai dalam negeri, Prof. Dr. Ir. Munif Ghulamahdi dari …