Picture1

Mensesneg Melantik 28 Pejabat Eselon III dan 51 Pejabat Eselon IV di Lingkungan Kementerian Sekretariat Negara

Rabu, 29 Juni 2016, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., secara resmi melantik 79 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Sebanyak 28 orang dilantik menjadi Pejabat Administrator (Eselon III) dan 51 orang menjadi Pejabat Pengawas (Eselon IV). Pelantikan ini merupakan salah satu proses transformasi kelembagaan yang sedang dilakukan di lingkungan internal Kemensetneg, dimana para pejabat yang dilantik tersebut disaring dari 400 kandidat yang telah memenuhi syarat dan telah melalui serangkaian tes kompetensi pegawai yang ketat, seperti uji pemahaman teknologi informasi dan komunikasi (UPTIK), English Proficiency Test (EPT), serta penilaian kompetensi dan perilaku 360 derajat. Sekitar 60 persen formasi, diambil dari peringkat terbaik pada tes tersebut. Sementara sisanya diperuntukkan bagi formasi yang memerlukan kompetensi yang spesifik seperti di bidang hukum dan akuntansi.

Dalam sambutannya, Mensesneg menekankan bahwa inovasi merupakan salah satu kunci penting untuk diterapkan dalam budaya birokrasi sebagai katalisator reformasi birokrasi dan kelembagaan di lingkungan Kemensetneg, khususnya dalam mewujudkan kementerian yang smart dan berdaya saing. Saat ini sudah cukup banyak beberapa output hasil inovasi yang digagas oleh Mensesneg seperti Penilaian 360 derajat (penilaian yang tidak hanya dilakukan oleh atasan, tetapi juga oleh rekan kerja dan bawahan. Lalu ada juga Sistem Informasi Terintegrasi (SITER) yang meliputi Sistem Persuratan dan Disposisi Elektronik (SPDE), Sistem Informasi Manajemen SDM Setneg (SIMSDM Setneg), Sistem Informasi Peraturan Perundang-undangan (SIPUU), Sistem Informasi Grafis Analisis Penyerapan (SIGAP), Sistem Informasi Perencanaan e-Planning (SIReP), SIMARSIP, dan SIPP.

Mensesneg juga menambahkan bahwa ada 3 hal penting yang perlu dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan kementerian yaitu: 1. Debirokratisasi (mempersingkat jalur/tahapan birokrasi yang terlalu panjang dan berbelit-belit menjadi lebih singkat dan sederhana), 2. Digitalisasi (literasi terhadap teknologi IT dan komunikasi serta pemanfaatannya dalam membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien), 3. Pengembangan SDM (penguatan kualitas SDM di Kemensetneg baik melalui program-program pembinaan dan pengembangan kapasitas SDM yang sudah disiapkan oleh pusdiklat dan pimpinan unit kerja, maupun yang bersifat self-learning. Dalam kesempatan tersebut, Mensesneg secara khusus memberikan apresiasi kepada pimpinan unit kerja yang pengembangan SDM nya sudah berjalan dengan baik. Tujuan dari kesemuanya ini adalah untuk memotivasi para pegawai dalam hal kinerja, mengembangkan kepemimpinan, managerial skill, membangun kerjasama, tanggung jawab, kedisiplinan, dan bentuk apresiasi kepada para pegawai yang baik dan berprestasi, sehingga kelak dapat mewujudkan cita-cita menjadi smart ministry.

Dari 51 orang pejabat pengawas yang dilantik, sebanyak 7 orang staf yang bekerja di lingkungan Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden (5 dari Biro Data dan Informasi, dan 2 dari Biro Umum) mendapatkan promosi menjadi pejabat Eselon IV di kesatuan unit kerja yang baru, yaitu: 1. Ayodha Pramudita, sebagai Kepala Subbagian Penyiapan Bahan Acara Menteri, Bagian Pengelolaan Dukungan Kebijakan, Biro Tata Usaha, Sekretariat Kementerian Sekretariat Negara; 2. Prima Analisa, sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi, Infrastruktur, dan Kemaritiman, Sekretariat Wakil Presiden; 3. Nanda Nugrahanti, sebagai Kepala Subbidang Monitoring dan Analisa Media Cetak dan Elektronik, Bidang Monitoring dan Analisa, Asisten Deputi Hubungan Masyarakat, Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan; 4. Nurdhina Amalia, sebagai Kepala Subbidang Pemerintahan Umum, Bidang Politik dan Pemerintahan Umum, Asisten Deputi Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan; 5. Agung Darmawan, sebagai Kepala Subbagian Kelembagaan, Ketenagakerjaan dan Perumahan Rakyat, Bagian Kesejahteraan Rakyat, Biro Data dan Informasi, Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden; 6. Danang Cahyo Wibowo, sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Sekretaris Kementerian, Bagian Protokol dan Tata Usaha Pimpinan, Biro Tata Usaha, Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara; dan 7. Donny M. Simanjuntak, sebagai Kepala Subbidang Fiskal, Bidang Keuangan, Asisten Deputi Keuangan Investasi dan Badan Usaha, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi, Infrastruktur, dan Kemaritiman, Sekretariat Wakil Presiden.

Kepada para pejabat yang dilantik tersebut, Mensesneg menyampaikan bahwa tantangan yang akan dihadapi ke depan akan semakin berat, globalisasi tidak terelakan, dan tuntutan dari masyarakat akan semakin banyak dengan indikator semakin meningkatnya kuantitas pengaduan-pengaduan yang masuk. SDM yang dimiliki perlu disikapi dengan etos kerja yang lebih tinggi lagi dari para pegawai, baik pejabat maupun staf di lingkungan Kemensetneg. Para pegawai dituntut untuk bekerja secara smart, inovatif, dan lebih cepat dengan tetap mempertahankan kualitas dan menghindari kesalahan-kesalahan yang dapat berimplikasi luas. (AD)