[andhi] foto pertas 9 maret

Kode Etik Penggunaan Rumah Ibadah

Dalam perkembangannya, rumah ibadah saat ini banyak digunakan sebagai tempat penyebaran kebencian dan dijadikan sebagai pusat pengembangan paham-paham radikal. Berkenaan dengan hal tersebut, perlu upaya yang menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menyejukkan rumah ibadah dalam rangka membangun Indonesia yang sejuk dan damai. Berangkat dari latar belakang itu, Bapak Sidarto Danusubroto, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden menyelenggarakan pertemuan tentang Kode Etik …

[Meli] Pertas AMF 22 Feb - DSC06387

Revitalisasi dan Revalidasi Pancasila untuk Menjadi Sumber Hukum dan Perundang-Undangan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Ada beberapa asumsi dan pandangan maupun keyakinan bahwa Pancasila merupakan “hasil kesepakatan puncak” para pendiri bangsa untuk dijadikan sebagai dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia. Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila “memiliki kemampuan mentransendensi plu-ralisme dalam pelbagai dimensinya, dan merekonsiliasi pelbagai loyalitas agama, ideologi, etnisitas, dan lain sebagainya serta membangun solidaritas nasional” (Sartono Kartodirjo, 1994). Pancasila juga telah menjadi kesepakatan …

[Herdy] Pertas 21 Feb - DSC07310

Pertemuan Terbatas Dinamika Politik dan Politik Ideologi Menuju Indonesia Emas 2045 tanggal 21 Februari 2017

Jakarta 21/02/17, Bapak Sidarto Danusubroto, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mengadakan Pertemuan Terbatas (Pertas) tanggal 21 Februari 2017 dengan mengundang narasumber Bapak Bambang Kesowo, Sekretaris Negara periode 2001-2004; Ibu Eva Kusuma Sundari, Anggota Komisi XI DPR RI; Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, Gubernur Lemhanas; Bapak Helmi Fauzi. Dubes LBBP RI untuk Mesir dan Bapak Yudi Latif, Ketua Harian Pusat Studi Pancasila …

Suasana Pertemuan Terbatas “Revitalisasi Lumbung untuk Mendukung Ketahanan dan Kedaulatan Pangan”  (28/06/2016)

Revitalisasi Lumbung untuk Mendukung Ketahanan dan Kedaulatan Pangan

etahanan pangan Indonesia terus diuji oleh berbagai tantangan terkait perubahan iklim, degradasi ekosistem hingga carut-marut kelembagaan. Dampaknya, ketersediaan pangan mengalami pasang surut dan akibatnya masih banyak daerah yang masuk dalam kategori rawan pangan sehingga angka gizi buruk hampir dapat ditemukan di setiap wilayah. Menghadapi situasi ini, langkah yang perlu diambil tidak hanya cukup dengan mendorong peningkatan produksi, namun juga diperlukan …