[Dikey] Konsinyering kajian MYK - DSC01498

Konsinyering Tim Kajian

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bapak M. Yusuf Kartanegara berfoto bersama Tim Kajian “Memperkuat Pertahanan Negara untuk Menghadapi Ancaman Non-Militer dalam rangka Memperkokoh NKRI” setelah kegiatan Konsinyering Tim Kajian di Istana Kepresidenan Cipanas (20/10)  

[Andhi] PENGAJUAN ARTIKEL WARTA WANTIMPRES Kajian Pati

Pengumpulan Data dan Informasi Tim Kajian Strategi Sosialisasi Pancasila Melalui Media

Dalam rangka menggali Pancasila sebagai ideologi dalam upaya penyampaian dan perwujudan ke khalayak yang lebih luas, Tim Kajian Dewan Pertimbangan Presiden tentang Strategi Sosialisasi Pancasila Melalui Media telah melakukan pengumpulan data dan informasi ke Kabupaten Pati (11-13/10). Tim Kajian yang dipimpin oleh Ibu Julie Trisnadewani, Sekretaris Anggota Dewan Pertimbangan Presiden/Penanggungjawab Tim Kajian menyelenggarakan pertemuan dan diskusi dengan Bupati, Wakil Bupati, …

[endah] Wawancara

Indonesia Emas

Perjalanan panjang sejarah Indonesia akan memasuki 100 tahun sejak diproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada Tahun 2045 dan diharapkan menjadi tonggak Indonesia Emas. 100 tahun Indonesia Emas adalah momentum yang membuktikan eksistensi NKRI dengan berbagai kemajuan yang telah dicapai. Perubahan-perubahan yang terjadi baik sebagai akibat tarikan faktor eksternal maupun dorongan faktor internal harus dapat dipetakan secara baik agar ideologi Pancasila sebagai pemersatu …

[Indri] 19-09-2017 DSC08955 - web

Seputar Kode Etik Penyiaran dan Pergaulan Antar Umat Beragama “ Berbagai Regulasi dan Kode Etik Keagamaan di Indonesia: Penyiaran, Pendirian Rumah Ibadah, Publikasi, Khotbah dan Perayaan Hari Besar Keagamaan di Indonesia”

Prof. H.A. Mukti Ali, Menteri Agama pada Kabinet Pembangunan I (1972 – 1977) boleh dikatakan yang mengawali sekaligus meletakan dasar pemikiran, dan pandangan tentang “Kerukunan Hidup Umat Beragama”. Menurutnya, “Kerukunan hidup umat beragama adalah suatu kondisi sosial dimana semua golongan agama bisa hidup bersama-sama tanpa mengurangi hak dasar masing-masing untuk melakukan kewajiban agama-nya. Masing-masing hidup sebagai pemeluk agama yang baik …