[endah] Wawancara

Indonesia Emas

Perjalanan panjang sejarah Indonesia akan memasuki 100 tahun sejak diproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada Tahun 2045 dan diharapkan menjadi tonggak Indonesia Emas. 100 tahun Indonesia Emas adalah momentum yang membuktikan eksistensi NKRI dengan berbagai kemajuan yang telah dicapai. Perubahan-perubahan yang terjadi baik sebagai akibat tarikan faktor eksternal maupun dorongan faktor internal harus dapat dipetakan secara baik agar ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa tetap menjadi ideologi bangsa untuk selamanya..Oleh karenanya, 100 Tahun Indonesia Emas akan menjadi bukti bagi keampuhan Pancasila yang mampu mempersatukan serta menyejahterakan seluruh aspek kehidupan. Berdasarkan hal-hal pokok di atas, maka Dewan Pertimbangan Presiden memandang perlu adanya satu kajian mengenai 100 Tahun Indonesia Merdeka 2045. Berikut petikan wawancara dengan Ibu Sri Adiningsih, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden:

Saat ini Wantimpres tengah menyusun kajian tentang kondisi Indonesia pada saat 100 tahun merdeka di tahun 2045, apa yang melatarbelakangi sehingga Wantimpres menyusun kajian ini?

Wantimpres tengah membuat dua kajian yaitu untuk jangka menengah adalah Indonesia 2025 dan untuk jangka panjang adalah Indonesia Emas 2045. Kajian ini dilakukan karena seluruh Anggota Wantimpres merasa bahwa Indonesia telah melakukan banyak perubahan berdasarkan Nawacita. Nawacita ini kemudian dilaksanakan dalam bentuk perencanaan jangka menengah 2014-2019 khususnya meningkatkan pembangunan ekonomi, membangun manusia, infrastruktur, membangun daya saing, membangun Indonesia sentris, dan mengurangi pengangguran ketimpangan kemiskinan sudah on the right track. Namun, disruptive innovation dan revolusi industri versi 4.0 yang tengah berproses di seluruh dunia, termasuk Indonesia, pasti pengaruhnya besar bagi Indonesia di masa mendatang. Oleh karena itu, Wantimpres ingin berkontribusi untuk mencari solusi yang terbaik bagi Indonesia baik jangka menengah maupun jangka panjang yang wajib disampaikan kepada Presiden. Pembangunan yang sedang berlangsung sudah on the right track karena telah dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi ketimpangan, kemiskinan dan pengangguran, meskipun jumlah ketimpangan kemiskinan, pengangguran masih besar tetapi sudah berkurang. Kita berharap proses perbaikan, pembangunan Indonesia, stabilitas yang terjaga dan pembangunan di semua bidang dapat terus berlangsung berkelanjutan tidak hanya Javasentris tetapi juga Indonesia sentris karena dalam bingkai NKRI berdasarkan Pancasila. Sehingga kita bisa mencapai cita-cita kemerdekaan kita yaitu masyarakat adil makmur sejahtera di seluruh Indonesia Hal ini yang melatarbelakangi dibuatnya kajian ini. Sebetulnya kajian Indonesia emas sudah ada di beberapa lembaga seperti Lemhanas, Kementerian Keuangan dan Bappenas. Akan lebih baik banyak kajian supaya dapat memberikan masukan kepada seluruh stakeholder. Wantimpres memberikan masukan hanya kepada Presiden sebagai pertimbangan dalam membuat perencanaan dan kebijakan lebih baik.

Apakah Ibu bisa menceritakan bagaimana proses penyusunan kajian Indonesia Emas ini berlangsung?

Kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kajian Wantimpres tinggal finalisasi dan kita berharap akhir bulan Desember sudah selesai kedua-nya. Kajian ini melibatkan sekitar 250 responden dan narasumber dari berbagai bidang serta latar balakang yang diupayakan semaksimal mungkin merepresentasikan Indonesia dari barat sampai ke timur, utara dan selatan. Dengan harapan kajian ini mendapatkan suatu gambaran yang baik mengenai kondisi Indonesia pada saat ini. Kemudian bagaimana Indonesia kedepan jika dibiarkan saja dan tidak ada kebijakan yang dilakukan untuk memperbaiki keadaan.

Selain itu, juga apa yang menjadi mimpi kita pada Tahun 2025, apa mimpi kita Tahun 2045 dan bagaimana kita dapat mencapai mimpi kita, harapan kita mengenai Indoensia 2025 ataupun 2045 berdasarkan apa yang terjadi di Indonesia jika tidak ada perubahan-perubahan yang dilakukan atau ceteris paribus. Dari kajian muncul gambaran apa kebijakan yang perlu dilakukan atau strategi yang perlu dilakukan. Dan mohon maaf karena Wantimpres bekerja untuk Presiden maka hasil kajian ini akan kita sampaikan kepada Presiden. Masukan seperti itu diperlukan Presiden karena banyak perubahan yang terjadi sehingga diperlukan pegangan untuk membuat keputusan-keputusan yang terbaik untuk Indonesia yang memiliki pengaruh besar bagi Indonesia ke depan.

Terkadang tidak mudah untuk mengundang atau menemui pakar-pakar. Selain itu juga melibatkan generasi muda dari Cipayung plus yang terdiri dari beberapa kelompok bidang yaitu lingkungan ekternal, sosial budaya, ideologi dan politik, ekonomi, sumber daya alam dan lingkungan hidup, sumber daya manusia dan daya saing, teknologi dan inovasi, pertahanan dan keamanan yang dipandang memiliki peranan besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia pada saat ini ataupun sampai Tahun 2045.

Apa yang membedakan kajian yang dilakukan Wantimpres dengan kajian serupa yang dilakukan oleh lembaga-lembaga lain? Baik lembaga swasta maupun lembaga partai politik.

 Kajian di Wantimpres lebih komprehensif karena meliputi berbagai aspek bidang yang penting bagi Indonesia ke depan dan melibatkan banyak responden dan narasumber baik pakar-pakar dan generasi muda sekitar 250 orang. Mereka kompeten dan diharapkan dapat merepresentasikan Indonesia untuk mendapatkan pandangan apa yang sebaiknya dilakukan oleh Indonesia. Kajian ini tidak hanya pendapat Wantimpres tetapi juga mengolah dan menganalis dari literatur studi, diskusi terbatas, pertemuan terbatas.

Kita berharap dapat menjadi masukan yang berguna bagi Presiden dalam membuat kebijakan yang bisa mempengaruhi indonesia di masa mendatang. Saya percaya masyarakat Indonesia, memiliki mimpi yang sama dengan the founding father kita mengenai Indonesia kita kedepan yaitu mencapai Indonesia maju sejahtera adil makmur tidak ketinggalan dengan bangsa lain berdasarkan NKRI dan Pancasila. Saya kira mimpi besar founding father kita masih menjadi mimpi besar kita bersama. Dan bagaimana menjaga supaya mimpi besar itu dapat dicapai menjadi tugas kita besama. Karena dengan perubahan-perubahan yang terjadi baik disruptive innovation dan revolusi industri serta globalisasi bila tidak hati-hati dampaknya bisa besar bagi Indonesia khususnya generasi muda. Oleh karena itu, kebijakan antisipatif terbaik yang komprehensif dan berperspektif jangka panjang perlu dilakukan. Karena memang lingkungan kita, kondisi masalah dan kehidupan yang kita hadapi semakin dinamis, kompleks tetapi juga semakin menarik sehingga kesempatannya juga besar.(e-why)